Iklan

Makna Hari Kesaktian Pancasila

Admin - JabarTrends
Friday | 10:27 WIB Last Updated 2021-10-10T08:52:03Z

Makna Hari Kesaktian Pancasila


Makna Hari Kesaktian Pancasila -Para pendiri Bangsa Indonesia mencetuskan bahwa pancasila itu sebagai dasar negara dan ideologi Bangsa. Selain itu, pancasila menjadi pengingat kita bahwa di situasi dan kondisi bahwa Kedaulatan Indonesia berdasar pada keadilan sosial dan persatuan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini harus kita jadikan momentum untuk menjadikan Indonesia menjadi Negara yang tangguh bukan hanya untuk saat ini tapi Negara yang tangguh untuk masa yang akan datang.

Salah satu hari nasional di Indonesia yaitu hari Kesaktian Pancasila.

Makna Hari Kesaktian Pancasila jatuh pada tanggal 1Oktober, dibalik Hari Kesaktian Pancasila terdapat tragedi berdarah yang memakan korban jiwa 6 Jenderal TNI AD dan satu perwira pertama TNI AD.

6 Jenderal itu Yaitu:

  1. Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani
  2. Mayor Jenderal Raden Suprapto
  3. Mayor Jenderal Mas tirtodarmo Haryono
  4. Mayor Jenderal Siswondo Parman
  5. Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan
  6. Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo
  7. Lettu Pierre Andreas Tendean


Mereka diculik dan dibunuh oleh oknum PKI pada tanggal 30 September 1965 atau yang biasa kita kenal dengan Tragedi G30S PKI. Hari Kesaktian Pancasila merupakan hari berkabung nasional.

Berikut ulasan Tragedi G30S PKI


Gerakan 30 Sep PKI atau G30S PKI merupakan bagian dari sejarah kelam Indonesia, pada peristiwa ini 6 Jendral dan 1 perwira pertama TNI Angkatan Darat menjadi korban. Mereka diculik dan dibunuh kemudian dimasukkan ke dalam sumur Lubang Buaya di Jakarta Timur.

PKI atau Partai Komunis Indonesia menuduh mereka akan bertindak kejam terhadap Presiden Ir. Soekarno melalui dewan Jenderal, jasad mereka akhirnya ditemukan di dalam sumur Lubang Buaya.

Penetapan hari Kesaktian Pancasila usai menculik dan membunuh 6 Jendral dan 1 perwira pertama TNI AD pada 30 September 1.965 Pasukan yang dipimpin oleh Letkol Untung, keesokan paginya merebut Radio Republik Indonesia atau RRI dan menyebarkan berbagai propaganda.

Namun tidak sampai sehari Stasiun Radio pelat merah tersebut berhasil direbut kembali oleh costrad, dalam 5 hari pemberontakan berhasil diredam dibawah perintah Mayor Jendral Soeharto.

Sisa-sisa pemberontak diburu ke seluruh penjuru termasuk yang diduga otak gerakan 30 September atau disingkat sebagai G30S jasad para Jenderal dan 1 perwira pertama itu pun akhirnya berhasil ditemukan di sumur Lubang Buaya.

Pada tanggal 3 Oktober 1965 mereka kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Revolusi pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai hari peringatan gerakan 30 September PKI atau G30S PKI dan pada tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila, hari dimana Pancasila memiliki kesaktian yang tidak dapat digantikan oleh paham apapun.

Hari Kesaktian Pancasila sebagai hari berkabung nasional


Hari Kesaktian Pancasila mengandung makna Perkabungan Nasional yaitu kekuatan anti-pancasila atau berbagai pemberontakan perlu disikapi dengan pemahaman kesejarahan yang bersifat rasional bukan dengan irasionalitas.

Keyakinan saktinya Pancasila Setiap keberhasilan dan kegagalan pada hakikatnya berasal dari strategi dan operasi yang dijalankan secara rasional, dengan rasionalitas ini 1 Oktober dapat kita sikapi sebagai hari berkabung nasional.

Bukan untuk ritual Pancasila, meninggalnya sejumlah perwira TNI pada tanggal 1 Oktober 1.965 merupakan tragedi yang patut Untuk Dikenangasi Muda, bahwa betapa sulitnya orang terdahulu memperjuangkan Negara Indonesia.

Nah itulah tentang makna dari Hari Kesaktian Pancasila.

Dapat kita simpulkan bahwa hari Kesaktian Pancasila adalah hari berkabung nasional untuk pahlawan revolusi tapi bukan memaknainya sebagai hari ritual Pancasila.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Makna Hari Kesaktian Pancasila

Trending Now

Iklan