Iklan

Apa itu investasi Saham? Berikut penjelasannya beserta langkah-langkah membeli saham bagi pemula

Admin - JabarTrends
Tuesday | 07:00 WIB Last Updated 2021-10-10T08:27:12Z
Cara investasi saham untuk pemula

Apa itu investasi Saham? Berikut penjelasannya beserta langkah-langkah membeli saham bagi pemula yang ingin menjadi investor


Selamat pagi sobat Jabar Trends, Bagaimana kabarnya? Baik-baik saja bukan? Kami berharap semuanya sehat selalu ya dan mudah-mudahan kita senantiasa di beri kesehatan oleh allah swt. aamiin.

Oke pada kesempatan ini ada topik terbaru nih, yang sedang jadi perbincangan warganet dan tentunya sedang trends  dong yaitu “investasi saham”. Kalian pernah melihat kan status-status atau iklan investasi saham di media sosial facebook atau di aplikasi tiktok. 


Dan dari investasi saham tersebut kalian di tunjukkan dengan penghasilan-penghasilan yang sangat fantastis bukan? Nah itu memang benar dari saham kita dapat menghasilkan uang yang sangat menggiurkan sesuai dengan saham yang kita tanam. 


Kalu di ibaratkan saham itu seperti mesin uang yang kita tanam tanpa kita kerja pun akan tetap menghasilkan uang. Bagaimana tertarik kan untuk investasi saham?


Mungkin kalian bertanya-tanya nih saham itu apa?, Apa saja jenis-jenis saham? Apa saja keuntungan dari saham? Apakah ada risiko dari saham? Dan bagaimana cara membeli saham itu sendiri.


Nah supaya kalian tidak penasaran, kami langsung bahas aja deh tentang “Apa Itu Saham: Definisi, Jenis, Keuntungan, Risiko, dan Cara Membeli saham” 


Artikel populer:

Berikut Pengertian, Jenis-jenis, Keuntungan, Risiko, dan Cara Membeli saham


1. Pengertian Saham

Secara garis besar istilah saham adalah surat yang menandakan kepemilikan kalian di sebuah perusahaan Atau secara istilah saham adalah bukti atau surat kepemilikan nilai sebuah perusahaan atau bukti penyertaan modal didalam perusahaan tertentu. 


Dimana seseorang yang memiliki saham tersebut memiliki hak untuk mendapatkan penghasilan yang di kalkulasikan sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya. 


Masih bingung dengan penjelasan apa itu saham? Nah kami ilustrasikan yaa..

Misal gini, sebuah perusahaan besar menerbitkan 100 lembar saham, dan kalian ikut bekerjasama atau investasi di perusahaan tersebut sehingga mendapati 10 lembar saham. dengan itu kalian sebeneranya sudah mempunyai saham dan memiliki 10% kepemilikan aset di perusahaan tersebut. Bagaimana faham kan? Mudah-mudahan faham yaa. 


2. Jenis-jenis Saham

Selanjutnya kita bahas apa saja jenis-jenis saham. Nah saham yang ada di Indonesia khususnya yang ada di Bursa Efek Indonesia yang kami kutip dari OJK ( sikapiuang otoritas Jasa Keuangan) Saham di Bursa Efek Indonesia terbagi menjadi 9 sektor yaa, yakni sebagai berikut.

1. Pertanian 

2. Pertambangan

3. Industri dasar dan kimia

4. Industri mesin

5. Industri barang konsumsi

6. Properti dan konstruksi bangunan

7. Infrastuktur dan transportasi

8. Keuangan

9. Perdagangan jasa dan investasi


Nah itulah 9 sektor saham yang ada di Indonesia. Nah selain di bagi per sektor, saham juga terbagi berdasarkan prioritas dividen loh. Apa itu dividen? Dividen adalah pembagian keuntungan ke pemegang saham, atau bagi dari suatu perusahaan ke pemegang saham. 


Saham itu terbagi menjadi dua jenis ini, yaitu yang pertama saham biasa atau sering di sebut Common Stock dan yang kedua yakni saham Preferen atau sering disebut preferred stock.


Apa itu saham preferen? Saham preferen adalah saham yang pemegang saham tersebut mendapatkan prioritas atas bagi hasil dari perusahaan. 


Selain itu di prioritaskan untuk mendapat pengembalian modal dari pembagian aset saat perusahaan dilikuidasi atau sebuah perusahaan yang terjadi penyelesaian seluruh aset / dibubarkan oleh likuidator.


3. Keuntungan dan risiko dari saham

Bagi sobat yang ingin membeli saham harap berhati-hati yaa, karena saham juga bisa di ibaratkan sebagai barang, yang sewaktu-waktu memiliki harga yang berbeda. Kadang naik kadang turun, kadang naik drastis kadang juga turun drastis. 


Membeli saham di pasar modal merupakan sebuah investasi yang dinilai memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan investasi lainnya. Seperti deposito, obligasi, tabungan berjangka, atau emas.


karena memiliki risiko yang tinggi, investasi dari saham ini juga menawarkan keuntungan yang tinggi juga, baik dari dividen ataupun dari kenaikan harga saham itu sendiri. Harga jual saham yang naik drastis inilah yang menyebabkan keuntungan yang tinggi.


Lantas apa sih yang menyebabkan risiko kerugian saham itu tinggi? Nah risiko kerugian dari investasi saham itu sendiri terjadi dalam situasi ketika harga saham yang kita beli lebih tinggi dibanding harga jual. 


Dan mirisnya ketika harga jual dari saham yang kita miliki anjlok drastis. Nah hal tersebutlah yang menyebabkan risiko kerugian yang sangat tinggi dari investasi saham.


4.    Cara Membeli saham

Bagi sobat yang penasaran dengan saham dan ingin mencoba membeli saham serta ingin meraih keuntungan dari saham tanpa bekerja kami akan berikan tips nih. Sebelum membeli saham tentunya memerlukan modal kan? Nah modal membeli saham ini tentunya ditentukan oleh tiga faktor, yaitu: 


1. Harga saham itu sendiri

2. Fee transaksi sekuritas atau bahasa sederhananya admin transaksi saham

3. Banyak saham yang akan dibeli


Bagi Anda yang ingin mencoba membeli saham tapi modal minim, Anda bisa beli di BEI ( Bursa Efek Indonesia ) dengan modal 100.000 saja Anda sudah bisa membeli saham ya.

Supaya lebih jelas mimin kasih contoh nih !


Pada bulan Januari 2021 seseorang bernama X berniat membeli sebuah saham sebanyak 100 saham di perusahaan XYZ dengan harga 1000 per lembar saham. 


Perusahaan sekuritas menetapkan biaya transaksi sebesar 0.3% maka modal yang diperlukan adalah: 100 saham x Rp 1000 = 100.000 + fee transaksi / admin 0,3%X100.000 = Rp 100.300


Setelah setahun kemudian seseorang yang bernama X tersebut memutuskan untuk menjual 100 saham tersebut di perusahaan XYZ miliknya ke orang lain. Harga saham di perusahaan XYZ sudah naik menjadi 1.200 per lembar saham.


Maka jika saham tersebut di jual seseorang yang bernama X tersebut akan mendapatkan harga penjualan menjadi : 119.520


Kenapa tidak 1200x100 saham = 120.000 ? karena dalam penjualan saham pun dikenakan biaya fee transaksi. Dan juga akan di potong dengan PPh sebesar 0,1 %. 


Maka jika ditulis secara rinci akan seperti ini nih :

Dari hasil penjualan saham tersebut katakan si X menerima uang sebesar 120.00 dari saham perusahaan XYZ yang ia jual. ( 100 saham x rp 1200 = 120.000 ). Kemudian akan di potong biaya admin transaksi sebesar 0,3 % yaitu Rp 360 ( 0,3%x120.000 = 360 ) dan pajak PPH sebsar Rp. 120 ( 0.1% x 120.000)

 

Nah jadi keuntungan si X dari saham tersebut adalah 19.220  ( Harga jual – harga beli = 119.520 -100.300 = 19.220 )


Nah jadi itulah contoh proses jual beli saham ya, semoga sampai disini faham seputar investasi saham itu apa.


Selanjutnya kita bahas langkah-langkah membeli saham yaa..


Langkah-langkah membeli saham

1. Yang paling pertama yang sangat penting untuk di siapkan yaitu, KTP, NPWP, Buku tabungan, dan materai. 


2. Setelah semuanya sudah dipersiapkan dengan matang silahkan datang langsung ke kantor perusahaan sekuritas yang ada di wilayah Anda sendiri atau yang paling dekat. Jika tidak ada di sekitar, Anda juga bisa mendaftarkan diri Anda secara online.


3. Langkah selanjutnya yaitu mengisi formulir pendaftaran sebagai investor pasar modal yang telah disediakan oleh perusahaan sekuritas.


4. Anda sebagai investor harus menyetorkan modal awal ke nomor rekening dana investor RDI. Adapun besar dana awal atau modal awal yang harus dikeluarkan oleh investor tergantung ketentuan perusahaan sekuritas ya. Karena perusahaan sekuritas memiliki ketentuan yang berbeda-beda.


5. Jika pendaftaran saham Anda sudah di peroses, Anda selaku investor akan mendapatkan akses untuk masuk ke dashboard akun untuk melakukan transaksi jual beli saham milik perusahaan sekuritas, seperti kode PIN transaksi, Password, dan user ID.


Informasi tambahan bagi Anda yang belum tahu tentag sekuritas, kami jelaskan ya. Perusahaan sekuritas atau perusahaan efek adalah perusahaan yang telah mendapatkan izin usaha dan diawasi oleh OJK untuk dapat melakukan kegiatan sebagai perantara perdagangan efek ( broker ) jadi tentunya sudah aman dan resmi yaa.


Selanjutnya seputar RDI atau rekening dana investor adalah rekening bank atas nama investor yag terpisah dari rekening sekurias. Yang digunakan untuk keperluan transaksi jual beli saham oleh investor.


Bagi investor pemula jangan ragu untuk bertanya atau berkonsultasi kepada pihak sekuritas, teruslah aktif mencari informasi dan mempelajari saham-saham perusahaan yang memiliki prospek keuntungan yang bagus untuk di investasi.


Jika kalian ingin sukses dalam investasi saham maka jangan bosan-bosan untuk mencari informasi saham dan belajar menganalisis saham, seperti analisis teknikal dan fundamental supasa kalian tidak salah investasi.


Nah itulah yang dapat kami sampaikan mengenai Apa itu investasi Saham? Berikut penjelasannya beserta langkah-langkah membeli saham bagi pemula. 


Semoga bermanfaat dan menjadi referensi bagi kalian semua yaa. Sampai jumpa lagi di artikel berikutnya ya gaess. Jangan bosan untuk Tetap pantau terus situs Jabartrends.com untuk mendapatkan informasi terkini dan terupdate yaa. Selamat pagi dan selamat beraktifitas.




Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Apa itu investasi Saham? Berikut penjelasannya beserta langkah-langkah membeli saham bagi pemula

Trending Now

Iklan