Iklan

Inilah 8 Titik Penyekatan Pemudik Lebaran 2021 Yang Tersebar Di Bandung, Jawa Barat. Peraturan, Syarat Dan Pengecualiannya

Admin - JabarTrends
Friday | 14:27 WIB Last Updated 2021-10-10T08:47:59Z

Jabartrends.com -Pemerintah telah menetapkan larangan untuk melakukan mudik Lebaran 2021.


 Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 11 hari yaitu dimulai sejak tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang.


Dalam menindaklanjuti adanya larangan mudik Lebaran 2021, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandung mulai menyebar sejumlah titik penyekatan pemudik di sejumlah gerbang tol dan jalan arteri ( jalan tikus). 


Setiap kendaraan akan dilakukan pengecekan terkait dokumen persyaratan perjalanan yang telah ditentukan di titik penyekatan area bandung tersebut. 


Menurut informasi sementara dari pihak kapolsek dan dari pak camat tol buahbatu ini tercatatat sekitar 117 kendaraan yang diperiksa. 


Dari hasil pemeriksaan tersebut terdapat 17 kendaraan yang sudah di putar balik. Kemungkinan besar sampai saat ini pemudik akan terus bertambah dan meningkat karena banyak yang nekat untuk mudik. 


Pemerintahan setempat sejauh ini telah menetapkan delapan titik penyekatan di kota bandung yang sudah berlangsung hingga 17 Mei 2021 mendatang. Dari kedelapan titik tersebut diantaranya :

Gerbang Tol Kopo

Gerbang Tol Buah Batu

Gerbang Tol Mochamad Toha

Gerbang Tol Pasir Koja

Gerbang Tol Buah Batu

Itulah diantara tempat-tempat yang diberlakukan penyekatan oleh SatLantas Polresta bandung. Tidak hanya di kota bandung, larangan mudik juga berlaku di seluruh Provinsi Jawa Barat. 


Berdasarkan laporan yang diterima dari Polda Jabar, pada saat ini terdapat sekitar 158 titik penyekatan yang sudah beroprasi di wilayah Jawa Barat yang bertujuan sebagai pengetatan larangan mudik 2021.


Penyekatan tersebut tersebar di sejumlah jalan tol dan juga sejumlah jalan arteri (jalan tikus). "Ada 158 titik penyekatan termasuk jalan-jalan tikus, dan juga sudah diatur sedemikian rupa oleh tim TNI/Polri," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar.


Syarat dokumen dan aturan perjalanan di Jawa Barat 

Kegiatan pemeriksaan kendaraan dan kelengkapan dokumen oleh petugas akan berlangsung full time yaitu selama 24 jam di titik penyekatan yang telah ditentukan. 


Hal itu akan mulai berlangsung selama periode larangan mudik yaitu tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Karena larangan mudik ini sangat kekat maka pelaku perjalanan  diwajibkan untuk melengkapi sejumlah dokumen persyaratan perjalanan yang termuat dalam SE Nomor 13 Tahun 2021. 


berikut sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi sebagai syarat melakukan perjalanan selama periode larangan mudik: 

1. Print out Surat izin berpergian atau surat izin keluar masuk (SIKM) yang ditandatangani basah atau elektronik oleh: Pejabat setingkat Eselon II bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, dan pegawai BUMD Pimpinan perusahaan bagi pegawai swasta Kepala Desa atau Lurah bagi pekerja sektor informal maupun masyarakat umum non pekerja. 


2. Print out identitas diri pelaku perjalanan


3. Surat keterangan negatif hasil test RT-PCR/Rapid Antigen yang dilakukan maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif tes GeNose C19 sebelum keberangkatan dan di titik razia. Tes RT-PCR/Rapid Antigen tidak diwajibkan bagi anak usia dibawah 5 tahun.


4. Bagi pelaku perjalanan udara wajib mengisi e-HAC Indonesia, sementara bagi pelaku perjalanan darat dan laut dihimbau mengisi e-HAC Indonesia. 


5. Pelaku perjalanan wajib melakukan karantina mandiri selama 5 x 24 jam kecuali untuk pihak-pihak yang dikecualikan. Pengecualian larangan mudik Larangan perjalanan akan dikecualikan bagi sejumlah pihak dengan kebutuhan darurat dan kepentingan tertentu.


Beberapa pihak yang diperbolehkan untuk melakukan perjalanan selama periode penyekatan mudik diantaranya:

1. Pelaku perjalanan untuk tujuan bekerja atau perjalanan dinas

2. Pelaku perjalanan untuk kunjungan duka anggota keluarga yang meninggal 

3. Pelaku perjalanan ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga

4. Pelaku perjalanan untuk kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang

5. Pelaku perjalanan untuk kepentingan nonmudik lainnya yang dapat menunjukkan surat keterangan kepala desa/lurah.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Inilah 8 Titik Penyekatan Pemudik Lebaran 2021 Yang Tersebar Di Bandung, Jawa Barat. Peraturan, Syarat Dan Pengecualiannya

Trending Now

Iklan